Pihak Kepolisian kembali berhasil tangkap penghina presiden melalui facebook, Mustafa Kamal ditangkap di Tanjung Pinang


TanjungPinang, BuletinInfo – Mungkin anda pernah melihat postingan penghinaan kepada Presiden Jokowi yang dilakukan oleh akun Facebook yang bernama Mustafa Kamal Nurrullah beberapa bulan yang lalu yang isinya sungguh keji seperti berikut ini :

Salah satu postingan Mustafa Kamal yang menghina Presiden Jokowi
Penulis dan teman-teman sudah pernah memblowup kasus penghinaan kepada Presiden yang dilakukannya beberapa waktu yang lalu mengingat usianya yang sudah mulai senja tapi ternyata tidak berubah…

Ternyata tersangka tidak hanya melakukan penghinaan kepada Presiden Jokowi, dia juga melakukan penghinaan dan ancaman kepada Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmasyah dan Istrinya. Berikut adalah salah satu postingan penghinaan dan ancaman kepada Wali Kota dan istrinya tersebut :

“Kami Yakin Kau Lis Darmasyah adalah Kader PKI dan Komunis. Kami Wartawan tidak bisa menangkap dan menindak diri anda selaku penjahat. Tapi kami bisa jatuhkan anda sekeluarga.”Tulisnya.

Selain menghina dan mengancam Wali Kota Tanjungpinang, tersangka juga menuding Rudi Chua Anggota DPRD Kepri sebagai PKI. Bwrikut adalah screen shot postingan tersangka :

Akhirnya tersangka Mustafa Kamal yang menggunakan akun Facebook Mustafa Kamal Nurrullah tersebut ditangkap oleh pihak kepolisian setempat. Penangkapan tersangka tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tanjungpinang Ajun Komisaris Besar Polisi Ardiyanto Tedjo Baskoro.

“Alhamdulillah tadi sudah ditangkap di kijang Kabupaten Bintan.”Ungkap Ardiyanto singkat. (Sumber)

Berikut adalah foto tersangka setelah ditangkap oleh pihak kepolisian :

Berikut adalah barang milik dari tersangka yang ditangkap tersebut :

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepualaun Riau, Daerah Pemilihan Tanjungpinang, Rudi Chua seorang politisi partai Hanura yang namanya disebutkan oleh tersangka, meminta masyarakat untuk belajar atas penangkapan Mustafa Kamal yang telah menuding beberapa pejabat publik di wilayah Kota Tanjungpinang.

“Kalau saya sendiri memang tidak melaporkan yang bersangkutan. Saya tidak tahu apakah ada pihak lain yang melaporkan, mengingat banyak warga masyarakat lainnya yang yang menjadi korban atas fitnah yang disebarkan oleh yang bersangkutan, “ungkap Rudi Chua melalui pesan WhatsAppnya.

Rudi Chua menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjadikan pembelajaran atas kasus Mustafa Kamal tersebut.

“Saya kira ini pembelajaran bagi kita semua dalam menyampaikan pendapat di media sosial. Tidak bisa sesuka kita, apalagi sampai menista, menghujat atau mfitnah orang lain,” tutupnya.

Sebenarnya kasihan jika orang-orang yang sudah berusia senja seperti tersangka di atas ditangkap karena mengingat umurnya yang tidak muda lagi…..

Tetapi ya sudahlah, toh seharusnya dia lebih bijaksana dalam bertutur kata. Seharusnya seiring dengan bertambahnya usia, maka akan semakin membuat seseorang untuk bijaksana dalam berbicara dan bertindak.

Akhirnya penulis sadar, itulah haters yang tidak mengenal batas usia !!

Jadi tidak heran, jika kita sering menemukan haters terhadap Presiden Jokowi itu “beraneka ragam” mulai dari yang masih muda sampai senja seperti contoh di atas !!

Penulis bingung, kenapa mereka tidak bisa move on sampai sekarang ya ???

Jika tidak suka dengan pemerintahan Presiden Jokowi saat ini sebaiknya minimal diam bukannya malah menyebarkan kebencian. Kasihan jika kita melihatnya memendam rasa kebencian akut sejak 2014 silam. Udah tiga tahun sakit hati stress sendiri, mudah-mudahan tidak gila sendiri !!

Tapi ya sudahlah, semuanya sudah menjadi bubur, setiap haters harus bertanggung jawab apa yang dilakukannya. Mulutmu adalah harimau mu !!!

Data di atas hanyalah beberapa contoh nyata bagaimanaa kebencian sudah menjadi menjadi “keharusan” bagi haters dari semua kalangan usia untuk memuaskan rasa sakit hati mereka karena capres pujaannya kalah pada Pilpres 2014 silam. Dan bisa dipastikan jika data ini akan terus berkembang seiring dengan perjalanan waktu apalagi saat menjelang Pilpres pada tahun 2019 yang akan datang.

Mudah-mudahan data haters yang sudah ditangkap di atas bisa menjadi pelajaran untuk para haters lainnya untuk berpikir dua kali sebelum membuat dan menyebarkan berita hoax dan fitnah yang penuh kebencian kepada Pemerintah saat ini. Atau ingin nambah ???

Previous Kabid Humas polda Papua benarkan insiden penembakan mobil freeport akibatkan anggota brimob terluka
Next Memviralkan Gambar Editan Menghina Presiden Dan Kapolri, Polrestabes Medan Tangkap Pemilik Akun FB Ringgo Abdillah