Polisi tangkap penghina presiden, Hukum maksimal


Jakarta, BuletinInfo – Beredarnya gambar seorang remaja yang telah menghina Presiden Jokowi di media sosial menjadi pengaruh buruk bagi generasi muda Indonesia. Oleh sebab itu, pihak kepolisian harus secara tegas segera menangkap remaja tersebut untuk dimintai keterangan dan menjadi contoh agar ada efek jera bagi yang melakukan hal serupa.

Beredarnya sebuah akun di media sosial atas nama sandika skarang tobat dengan foto profil seorang remaja membuat ramai di media sosial. Pasalnya akun tersebut menyebarkan foto dengan gambar menghina  kepala negara. Dalam foto yang disebarkan tersebut wajah kepala negara di tambah-tambahkan dan lehernya diancam dengan pisau panjang. Foto tersebut lalu di posting/sebarkan di grup pecinta FPI (Front Pembela Islam) Indonesia. Hal itu tentunya telah menyalahi aturan dengan melakukan penghinaan dan ancaman terhadap kepala negara. Polri dalam hal ini harus tegas menindak remaja itu. Polri harus segera menangkap remaja tersebut agar dapat menimbulkan efek jera bagi yang lain.

Selain remaja tersebut, polri juga harus dapat segera memblokir akunnya agar tidak menyebar kemana-mana, karena di khawatirkan dapat berdampak negatif bagi remaja yang lainnya. Seperti halnya kasus Ropi Yatsman yang melakukan pengeditan terhadap Presiden Jokowi langsung ditangkap polri dan di jebloskan dalam jeruji besi. Hal tersebut juga harusnya di terapkan kepada pemilik akun sandika skarang tobat.

(HA)

Previous Dekadensi moral generasi muda Indonesia
Next Pancasila benteng Ideologi strategis