Presiden Jokowi optimis Paket Kebijakan Ekonomi XVI akan menjadi salah satu daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia


Jakarta, Buletininfo – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI tentang Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/8).

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan perizinan berusaha agar makin efisien, mudah, dan terintegrasi tanpa mengabaikan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Sekarang kita punya momentum yang bagus, yang harus dimanfaatkan secepatnya,” kata Presiden Jokowi.

Dikatakan, pada Juni lalu, organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), United Nations Conference on Trade and Developments (UNCTAD) telah menempatkan Indonesia pada peringkat keempat sebagai negara tujuan investasi yang prospektif, selama periode 2017-2019.

Selain itu, stabilitas keamanan dan politik di dalam negeri juga menjadi salah satu faktor pendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan, selama kurun waktu 2015-2016, pemerintah mampu mengawal inflasi di bawah 4 persen dan saat ini suku bunga acuan 7-Days Reverse Repo Rate turun dari 4,75 persen menjadi 4,5 persen.

Dia optimistis Paket Kebijakan Ekonomi XVI akan menjadi salah satu daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Ini momentum menurut saya yang harus dimanfaatkan baik oleh negara, BUMN, atau swasta,” katanya.

Previous Wiranto: Kejahatan Siber begitu nyata, Indonesia perlu adanya keamanan siber
Next Nico Gere: Surat terbuka Socratez salah alamat, Papua sebagai wilayah kedaulatan NKRI, sudah final!!!