Presiden membawa keluarga dalam kunjungan kerja sudah sesuai ketentuan yang ada


Jakarta, BuletinInfo – Presiden Jokowi diperbolehkan membawa keluarganya dalam kunjungan kerja ke luar negeri. Hal tersebut berdasarkan peraturan Mensesneg no.8/ 2007 tentang Standar Pelayanan Sekretariat Negara Republik Indonesia, yang didalamnya terdapat ketentuan tentang standar pelayanan pengkoordinasian pengamanan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya ke luar negeri.

Presiden Jokowi membawa keluarganya mulai dari anak hingga cucunya ke luar negeri termasuk ke Jerman dimana Presiden Jokowi memiliki agenda menghadiri KTT G20 di Jerman. Mungkin banyak dari masyarakat belum mengetahui peraturan yang melekat terhadap Presiden beserta keluarganya, sehingga ketika Presiden Jokowi membawa keluarganya ke luar negeriu untuk pertama kalinya, sejumlah masyarakat langsung responsif dan dan ada pula yang memiliki tedensi negatif. Padahal yang dilakukan Presiden Jokowi tersebut sesuai dengan aturan yang ada alias prosedural.

Masyarakat saat ini sebenarnya dididik untuk cerdas dalam memberikan kritik, jadi tidak bisa langsung mencoba mengkritisi tanpa ada dasar yang kuat apalagi tidak mengerti aturan yang berlaku. Jangan sampai kita menjadi bagian masyarakat yang selalu berpikir negatif terhadap pemerintah, padalah sebaliknya pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin untuk mensejahterakan dan membuat masyarakat menjadi maju.

Hal seperti Presiden membawa keluarganya ke luar negeri sebenarnya sudah  ada sejak masa Orde Baru dimasa pemerintahan Presiden Soeharto. Ketika itu tidak jarang Presiden Soeharto mengajak keluarganya turut serta keluar negeri dan itu semua juga memiliki payung hukum sehingga tidak sembarangan seorang kepala negara membawa keluarganya keluarganya tanpa dilindungi oleh payung hukum yang ada.

Previous Aturan Perbolehkan Jokowi Boleh Bawa Keluarga Ke LN
Next Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan beras, Pemerintah akan segera membenahi tata niaga pangan khususnya beras