Presiden Menghimbau Masyarakat Jangan Berkutat Pada Hal Yang Tidak Produktif Dan Pemikiran Negatif


Jakarta, BuletinInfo – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu angkat bicara terkait dengan kondisi masyarakat yang terus menyebar fitnah, melakukan demo, dan melakukan hal yang tidak produktif. Sedangkan negara-negara lain sibuk melakukan hal-hal yang positif agar negaranya terus maju dalam bidang teknologi.

Masyarakat Indonesia harus bekerja secara inovatif, tidak linier dan atau monoton berpaku pada rutinitas agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia.

Hal tersebut dikatakan Presiden saat meresmikan pembukaan Rakornas Pengawasan Intern Pemerintahan 2017 lalu, dengan menekankan pentingnya disiplin etos kerja nasional dan pengawasan anggaran di daerah.

Jokowi meminta agar masyarakat untuk tidak sibuk memunculkan berita hoax, khususnya di media sosial.

Perubahan teknologi yang sangat cepat akan mempengaruhi kualifikasi sumber daya manusia dalam bersaing. Oleh sebab itu masyarakat harus bijak menyikapi perkembangan jaman, tidak berkutat pada hal-hal tidak produktif seperti demo, fitnah, saling hujat dan pemikiran-pemikiran negatif lainnya.

Diharapkan agar setiap elemen bangsa mengambil peran sesuai dengan kemampuannya untuk berkontribusi dalam membangun negara. Masyarakat Indonesia harus bangkit dengan merubah pola pikir, pola kerja dan etos kerja agar dapat mengejar ketertinggalan bangsa dan meningkatkan daya saing dengan negara-negara lain yang sebelumnya belajar dari Indonesia.

 

Previous Presiden Serahkan Pengelolaan Hutan Desa Seluas 80.228 Ha Kepada 9 Lembaga Pengelola
Next Ekspor Batu Bara Indonesia Ke Cina Naik 63 Persen Dari Tahun Sebelumnya