Provokasi mahasiswa HTI disebar melalui video dimedsos, Waspada!!


Jakarta, BuletinInfo – Dimedia sosial beredar video seruan tolak Perpu Ormas oleh mahasiswa Sulawesi Tenggara. Hal itu pertanda sebagai upaya provokatif untuk mengumpulkan massa dari kalangan mahasiswa. Hal tersebut jelas sekali bahwa seruan tolak Perpu Ormas oleh mahasiswa Sulawesi Tenggara sebagai bukti HTI telah masuk ke kalangan mahasiswa dan mahasiswa yang menyerukan tolak Perpu Ormas terindikasi sebagai pendukung HTI yang secara nyata bertentangan dengan Pancasila.

Seperti kita ketahui perppu ormas saat ini sedang berproses hukum dimana Mahkamah Konstitusi akan memutuskan status hukum dari perppu tentang ormas tersebut. Sebagai penerus bangsa, mahasiswa seharusnya tidak bergabung dan mendungkung HTI yang mengancam keutuhan NKRI.

Dengan diterbitkannya perppu ormas sebenarnya untuk menangkal paham radikalisme diluar Pancasila yang ingin memecah belah bangsa ini. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara kita di rongrong oleh kelompok – kelompok radikal yang ingin menggantikan Pancasila dengan ideologi lainnya seperti halnya Khilafah.

HTI adalah organisasi terlarang karena membahayakan keutuhan NKRI. Sikap Pemerintah menolak keberadaan HTI bukanlah bentuk mendiskreditkan Islam sebab di beberapa negara Islam, kehadiran HTI juga dilarang karena dapat menghancurkan suatu negara. Hal tersebut perlu dipahami oleh seluruh elemen masyarakat termasuk para mahasiswa.

Mahaswa seharusnya sebagai generasi penerus bangsa dapat membentengi diri dan bangsa ini dari ideologi yang ingin menggantikan Pancasila. Mahasiswa sebagai salah satu kaum intelektual bangsa harus dapat menjaga kebhinekaan Indonesia bukannya justru terpengaruh dengan paham radikal yang pastinya akan meleburkan Indonesia.

Mahasiswa juga memiliki bertanggung jawab untuk mengembangkan keilmuannya bagi kesejahteraan bangsa dan negara. Hal itulah yang diharapkan oleh orangtua yang membanting tulang membayar uang kuliah mereka. Orangtua pasti tidak mengharapkan anaknya menjadi provokator yang menghambat terwujudnya cita-cita bangsa.

Jangan sampai mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa ini di racuni dengan paham-paham radikal. Mahasiswa harus bisa membantu pemerintah untuk menjaga keutuhan NKRI dengan dukung perppu ormas, dengan tujuan besar menangkal paham radikalisme yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia.

(HA)

Previous Waspada, jangan termakan opini sesat melalui polling di media sosial twitter
Next Harapan Pemerintah, Pejabat BP Batam Yang Baru Dapat Kembalikan Kejayaan Kawasan Batam