Reza Priyambada: Tren nilai tukar Rupiah akan Positif


Jakarta, BuletinInfo – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) awal pekan ini diperkirakan masih cenderung bervariasi. Akan tetapi, diperkirakan tren nilai rupiah akan mengalami pergerakan yang mendatar.

Menurut Analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, meski terdapat berita-berita positif dari kondisi makro ekonomi Indonesia, sentimen tersebut kurang kuat, sehingga membuat laju rupiah dapat bertahan lama di zona hijau.

“Kami perkirakan laju rupiah dapat kembali menguat, meski tipis. Diperkirakan rupiah bergerak dengan kisaran Rp13.358 hingga Rp13.302 per dolar AS,” ujar Reza di Jakarta, Senin, 27 Februari 2017.

Dia menerangkan bahwa pergerakan laju rupiah pada akhir pekan lalu mampu berbalik menguat setelah terhempas di hari sebelumnya.

Hal ini terjadi karena seiring terapresiasinya laju dolar dan imbas negatif dari tanggapan Bank Indonesia yang menurunkan perkiraan pertumbuhan kuartal pertama tahun ini, yang berpotensi mengalami pelemahan di bawah target sebelumnya, yang sebesar 5,05 persen.

“Penguatan rupiah terbantu oleh sentimen dari langkah pemerintah yang menargetkan realisasi penanaman modal dalam negeri, agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi tahun ini dan diharapkan separuh investasi berasal dari kontribusi sektor industri,” tuturnya.

Lebih lanjut, menurutnya terbentuknya sentimen positif terjadi disebabkan berita Presiden Joko Widodo yang mengingatkan pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan integrasi dan koordinasi guna mewujudkan kecepatan dan efisiensi pelayanan investasi di tengah persaingan dengan negara lain.

Bank Dunia menempatkan Indonesia di peringkat 91 dunia dalam kemudahan berbisnis atau naik 15 peringkat dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di posisi 106.

“Kondisi tersebut memberikan dampak positif pada rupiah, sehingga mampu melampaui laju dolar yang sentimennya kurang baik setelah rilis penurunan Chicago Fed national activity index dan kenaikan klaim pengangguran. Sementara itu, house price index stagnan,” ujarnya.

Previous Paslon Anies-Sandi Silaturahmi, Bersyukur Karena Dapat Dukungan Keluarga Cendana
Next Australia Akan Investasi Sebesar Rp 39 Trilliun Di Indonesia

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *