Sah-sah aja Rizieq berhalusinasi dapat visa Unlimited dari Arab, nama juga mimpi…


Jakarta, BuletinInfo –Visa Rizieq yang akan habis Senin 12 Juni tentu membuat Rizieq kejang-kejang. Dirinya tidak bisa lagi sembunyi di Arab Saudi. Berbagai cara ditempuh, mulai dari yang tidak masuk akal hingga yang tidak masuk nalar. Mau meminta Jokowi intervensi la, mau kepung bandara waktu menyambut Rizieq .

Ternyata oh ternyata, mereka sendiri bahkan tidak yakin 100% kalau ucapan mereka benar. Eggi Sudjana, Pengacara Rizieq mengatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi akan memperpanjang visa kliennya. Dia mengaku mendapatkan informasi itu langsung dari Rizieq.

TAPI pada saat yang sama mengaku kalau belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Pemerintah Arab Saudi mengenai perpanjangan visa itu.

“Enggak tahu, saya belum dapat kabar (diperpanjang berapa lama). Diperpanjang atau tidaknya saja saya belum dapat kabar, tapi beritanya akan diperpanjang. Saya dapat (kabar) dari habib langsung,” kata Eggi.

“Kan ditambah visanya dari Pemerintah Saudi. Belum dapat konfirmasi, tapi terakhir kemarin bilang akan diperpanjang,” ujar Eggi

Stress Pembawa Halusinasi

Lho? Jadi perpanjangan visanya jelas atau tidak? Atau ini hanya halusinasi seseorang yang sudah mulai lari dari kenyataan? Kalau dilihat dari sikap mereka belakangan, kemungkinan besar ini hanya ngeles.

Pihak mana yang mau memperpanjang visa untuk ulama cabul yang sudah buronan? Belum lagi polisi sedang berusaha mengeluarkan red notice untuk Rizieq. Kalau sudah lolos, maka Rizieq akan menjadi buronan internasional. Mau visa sepuluh tahun pun tak berguna.

Apalagi sikap Rizieq yang sangat melawan hukum, saat di Indonesia pun Rizieq beberapa kali menghindari pemeriksaan polisi. Saat diperiksa pun perlu ‘dikawal’. Apa mereka mau rusuh kalau Rizieq menjadi tersangka? Tanyalah pada fisang yang bergoyang.

Meski visanya akan habis, Rizieq sepertinya tetap akan ngotot berada di Arab. Kalau balik ke Indonesia pasti disidang, mending sembunyi selama mungkin. Kalau ‘dipulangkan’ paksa oleh polisi Indonesia, Rizieq kan bisa ngeles ini konspirasi intergalaktik untuk mengkriminalisasi ulama.

Kalau Rizieq ditangkap oleh polisi Arab lalu dipulangkan, entah alasan apa yang akan dipakai Rizieq. Mungkin saja Rizieq akan ngeles, ini bukan ditangkap tapi dikawal. Tapi pengawalan khusus, pake borgol biar aman. Kalau beneran alasannya gini kita boleh salut dengan mereka, daya imaginasi mereka sungguh tinggi.

Halusinasi mereka yang selanjutnya tentu tentang penyambutan kepulangan Rizieq. Mereka mengaku akan mengerahkan 1 juta pendukung ke bandara. Ya namanya mimpi, mau 1 Milyar pun boleh, sah-sah saja itu.

Yang paling lucu adalah saat mereka mengaku akan menyambut Rizieq seperti Raja Salman. Mereka akan menjemput dengan tertib layaknya menyambut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud yang pernah berkunjung ke Indonesia.

Sudah stadium berapa halusinasi mereka? Kadang kasihan juga melihat pendukung Rizieq. Ada bukti foto dan sex chat yang terang benderang tapi mereka malah membutakan mata sendiri demi mendukung Rizieq. Bila ikut demo mereka diberi nasi bungkus dan panas-panasan, tapi panitia demo naik mobil.

Sebenarnya Rizieq itu seperti apa di mata kaum bumi datar? Kenapa bisa tetap ada pendukung yang mati-matian membela orang seperti ini? Rizieq ini sebentar lagi mencatat hattrick lho, dipenjara pada 3 masa Presiden yang berbeda. Mau mendapat rekor MURI pun sudah bisa.

Kita tunggu saja kepulangan Rizieq. Segudang kasus sudah menunggu. Setelah masalah sex chat selesai, langsung dilanjutkan kasus lain. Lihat saja, apa Rizieq punya cukup dana untuk mengerahkan massa selama itu?

Ingat, semua ini akibat ucapan dan tindakan Rizieq sendiri. Mengaku ulama tapi sikapnya titik-titik. Ini bukan kriminalisasi ulama, tapi memang kasus kriminal murni.

Previous Hoax kembali disebar pasukan Rizieq melalui analisa akal-akalan
Next Rikwanto pastikan segala proses penanganan perkara telah sesuai hukum, tidak ada kriminalisasi ulama

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *