Satgas Pamtas Batalion Infanteri 642/Kapuas di pos batas negara Entikong gagalkan penyeludupan 10,4 kg sabu tujuan Pontianak


Entikong, BuletinInfo – Satgas Pamtas Batalion Infanteri 642/Kapuas di pos batas negara Entikong, Kalimantan Barat, dengan Malaysia, menggagalkan upaya penyelundupan 10,4 kilogram sabu tujuan Pontianak, dari tangan Petrus Hanter (28), warga Kabupaten Sanggau. Petrus kini meringkuk di penjara.

Terduga kurir Petrus, dibekuk Minggu (27/8) pagi kemarin, setelah semalam sebelumnya, personel Pamtas melakukan pengintaian.

“Petrus diamankan bersama motor Yamaha Vixion yang belum bernomor polisi,” kata Kepala Penerangan Korem 121/Abw Mayor Arm Sumaji, dalam penjelasan dia kepada wartawan di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (28/8).

Keterangan diperoleh dari Pasi Intel Satgas Yonif 642/Kapuas Lettu Infanteri Andri Putra Situmorang, dalam laporannya ke Korem 121/Abw disebutkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat, terkait rencana penyelundupan narkoba, yang akan melewati pos satgas Pamtas RI-Malaysia, dengan tujuan Pontianak.

“Dibantu dengan petugas Bea Cukai Entikong, dilakukan briefing singkat, untuk melakukan penyergapan dan penangkapan,” ujar Sumaji.

Memasuki sore hari, sekira pukul 18.00 WITA, personil Pamtas meningkatkan pengawasan, dengan melakukan sweeping kendaraan yang hendak melintas. Seorang warga Sanggau, yang diketahui hendak menyelundupkan narkoba itu diketahui bernama Petrus Hanter.

“Prajurit di lapangan juga telah terbagi dalam 3 kelompok untuk menutup jalan-jalan tikus, terus mengawasi dengan ketat semua jalur,” sebut Sumaji.

“Memasuki Minggu dini hari hingga pagi kemarin, sekira jam 5 pagi, target (Petrus Hanter) melintas menggunakan motor, masuk Desa Tang Raya di kecamatan Beduai,” terang Sumaji

Diketahui, Petrus saat itu diduga baru saja mengambil sabu dari seorang warga, yang tinggal di kampung tetangga, di Bantan.

“Petugas melakukan pengejaran, dan berupaya menghentikan laju motornya. Tapi dia melawan dan berusaha melarikan diri, dan menyalip kendaraan anggota,” kata Sumaji.

“Petugas terus berupaya menghentikan Petrus yang mengarah ke Pontianak, hingga dia terjatuh di bahu jalan,” ujarnya.

Petrus terus berupaya melawan, dan berusaha lari ke arah hutan. Namun demikian, personil TNI tidak kalah sigap, dan terus mengejarnya. “Dia (Petrus) berhasil dilumpuhkan, dan dibawa ke jalan raya,” kata Sumaji.

Usai digeledah, ditemukan 10,4 kilogram sabu. Barang bukti beserta Petrus, kini telah diamankan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. [gil]

Previous ICW: Temuan pansus KPK tidak memiliki dasar argumentasi yang valid
Next Walau telat, tindakan pemerintah terbitkan perppu ormas layak diapresiasi