Satgas Pamtas RI-Malaysia amankan sejumlah Senpi berkat pendekatan dengan warga setempat


Dalam sepekan terakhir, personel TNI yang bertugas di wilayah Perbatasan RI-Malaysia, berhasil mengamankan empat pucuk senpi, di antaranya diserahkan oleh warga

Jakarta, BuletinInfo.com – Patut diapresiasi  proses penyitaan senpi yang dilakukan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long Kodam VI/Mulawarman Korem 091/ASN yakni melalui upaya pendekatan secara persuasif dengan warga sekitar sehingga tidak terjadi konflik dengan masyarakat namun mampu memberikan pemahaman sehingga pemilik senpi illegal menyerahkannya dengan ikhlas.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long Kodam VI/Mulawarman Korem 091/ASN yang berkedudukan di Samarinda kembali mengamankan senjata api (Senpi) rakitan jenis penabur yang diserahkan oleh warga secara sukarela.

Dalam sepekan terakhir, personel TNI yang bertugas di wilayah Perbatasan RI-Malaysia, berhasil mengamankan empat pucuk senpi, di antaranya diserahkan oleh warga di pos Simanggaris pada Senin (10/7) lalu di Pos Tembalang pada Selasa (11/7), Pos Simanggaris pada Kamis (13/7) dan Pos Salang serta Pos Sei Agison pada Jum’at (14/7).

Dari data yang ada, sejak Januari sampai dengan bulan Juli penugasan, Satgas Yonif 611/Awang Long telah mengamankan 37 pucuk Senpi dan 2 butir amunisi penabur.

Seluruh senpi tersebut didapat anggota TNI  berkat pendekatan TNI dengan warga setempat.

“Selain menjaga wilayah perbatasan, anggota juga melakukan pendekatan-pendekatan dengan warga sekitarnya, dengan melakukan Binter Terbatas seperti karya bakti, pengobatan, Anjang sana dan  sebagainya, kita akan bantu semampu kami,” kata Dansatgas Letkol Inf Sigit Hengki Purwanto, Minggu ( 16/7).

Kebanyakan dari warga yang memiliki senpi tersebut, digunakan untuk memberantas hama yang kerap merusak hasil kebun serta berburu binatang di hutan.

Kendati tidak digunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum namun kepemilikan Senpi telah diatur oleh undang-undang dan tidak sembarang orang dapat menggunakan Senpi.

“Biasa setelah anggota mengetahui ada warga yang memiliki Senpi, lalu dilakukan pendekatan-pendekatan yang dilanjutkan dengan memberikan pemahaman tentang aturan kepemilikan Senpi,” ucap Sigit

Previous Presiden Jokowi: Pihak telegram tidak mau bekerja sama dengan pemerintah untuk mengontrol akun-akun yang terkait terorisme
Next Pamtas RI -Malaysia selain melakukan pengamanan namun juga melakukan pendekatan dengan masyarakat