Seruan Politik Fadli Zon diaksi reuni 212 memperkuat aksi itu bukan hanya kegiatan keagamaan melainkan gerakan politik


Jakarta, BuletinInfo – Aksi reuni 212 meski awalnya mencoba mengatasnamakan kegiatan agama namun faktanya jelas aksi tersebut merupakan gerakan politik yang segaja di setting untuk kepentingan politik tertentu.

Hal tersebut dapat tercermin dari siapa saja yang hadir dalam reuni 212 tersebut dan isi dari pidato maupun ceramah dari tokoh maupun pejabat yang hadir dalam reuni 212 di Monas Jakarta.

Salah satunya yaitu Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Dalam Pidatonya sejumlah poin disampaikan antara lain:

1. Pasal 28 UUD45 setiap orang berhak berserikat dan berkumpul.
2. Kalau ada orang yang menolak agama dan pengajian berarti melupakan sejarah
3.Yang tidak tahu sejarah Wajib belajar sejarah bagi para pemimpin dan tokoh-tokoh agama
4. 7 juta orang berkumpul di tempat ini. (faktanya hanya sekitar 40 ribu orang)
5. Hukum jangan mengabdi kepada kepentingan politik/penguasa

Sejumlah pandangan yang disampaikan Fadliz ZonĀ  menjadi bukti nyata reuni aksi 212 merupakan gerakan politik yang berkedok agama.

(HA)

Previous KKB Papua tembaki konvoi mobil Freeport, Tiga orang menjadi korban luka-luka
Next Pidato Amien Rais dalam reuni 212 memastikan aksi itu gerakan politik