Susi Berharap Kerjasama Dengan BRI Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan


Jakarta, BuletinInfo.com –  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan tandatangan perjanjian kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terkait Pemberian Fasilitas Layanan Perbankan dalam kegiatan penangkapan ikan.

Pengukuhan perjanjian kerja sama yang disaksikan oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti, ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja dan Direktur BRI Donsuwan Simatupang. Selain Menteri Susi, hadir juga Direktur Utama BRI Suprajarto.

Dalam acara tersebut juga dihadirkan kelompok nelayan asal Pantura. Hadirnya mereka untuk menerima fasilitas layanan perbankan berupa pinjaman. Adapun yang menerima pinjaman sebanyak 6 kelompok nelayan dengan total pinjaman mencapai Rp11,8 miliar.

“Kerja sama ini bukti pemerintah sangat perhatian kepada nelayan. Semoga bantuan dari Bank BRI dapat menambah kesejahteraan para nelayan. Dan, paling penting pertumbuhan tangkapan ikan terus naik,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Menteri Susi dan Suprajarto yang memberikan langsung secara simbolis fasilitas pinjaman perbankan tersebut. Ketika menerima pinjaman, para nelayan diingatkan oleh Susi agar dana tersebut tidak digunakan untuk membeli cantrang.

“Ini duit mau buat apa? Jangan pakai cantrang lagi, ya!” kata Susi kepada para nelayan yang menerima fasilitas pinjaman.

Sebelumnya KKP dan BRI telah tiga kali memperpanjang kesepakatan bersama tentang penyediaan dan penggunaan jasa perbankan yaitu pada 12 Mei 2008, 7 Februari 2012, dan terakhir 30 Mei 2016.

 

Perjanjian ini sebagai dasar pemberian fasilitas layanan perbankan di bidang penangkapan ikan dalam rangka peningkatan usaha nelayan. Tujuannya untuk mewujudkan edukasi dan layanan perbankan dalam kegiatan penangkapan ikan serta meningkatkan produktivitas kegiatan usaha nelayan.

Ruang lingkup perjanjian kerja sama ini antara lain pemanfaatan fasiIitas Iayanan perbankan oleh nelayan sesuai dengan ketentuan yang berlaku; pendampingan teknis dan sosialisasi bersama oleh KKP dan BRI kepada nelayan; serta pertukaran data dan informasi.

Dalam kerja sama ini, KKP bertanggung jawab untuk memberikan data dan informasi nelayan yang berpotensi diberikan fasilitas layanan perbankan; memberikan data dan informasi terkait kegiatan usaha penangkapan ikan, di antaranya pelabuhan perikanan, kapal dan galangan kapal, produsen alat penangkap ikan yang ramah Iingkungan, pelaku usaha industri hilir yang ada di pelabuhan perikanan dan usaha lain yang berpotensi untuk diberikan fasilitas layanan perbankan; memfasilitasi pendampingan teknis dan kegiatan sosialisasi kepada nelayan; dan memfasilitasi Iokasi yang tersedia di pelabuhan perikanan untuk penempatan Teras BRI Mobile dan Agen BRILINK.

Adapun BRI bertanggung jawab untuk memberikan fasilitas Iayanan perbankan dalam kegiatan penangkapan ikan, di antaranya pembukaan rekening simpanan nelayan dan pemberian Kartu Jaring Nelayan; pembukaan rekening simpanan pelaku usaha Iainnya, pemberian kredit modal kerja dan investasi kepada Nelayan melalui Skema Kredit Khusus dan KUR; penyediaan infrastruktur Perbankan berupa Teras BRI Mobile dan Agen BRILINK di pelabuhan perikanan; pembukaan gerai konsultasi dan pelayanan kredit; dan fasilitas layanan perbankan Iainnya.

Previous Wiranto dorong penyelesaian Laut China Selatan dengan cara damai
Next Menristekdikti instruksi rektor untuk mendata dosen dan mahasiswa yang diindikasikan terlibat herakan anti-Pancasila