Tahukah Anda Bahaya Sinar Laser? Penerbangan di bandara dapat terganggu akibat sinar laser


Makasar, BuletinInfo – Sinar laser mengganggu penerbangan tujuh pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam, 4 Juli 2017. Diduga sinar berasal dari mainan laser yang disalahgunakan.

Para pilot melaporkan gangguan laser terjadi saat pesawat hendak mendarat ke runway. Disebutkan, sinar diarahkan dari daratan dan tepat mengarah ke kokpit pesawat.

Laporan berkisar antara pukul 18.00-21.00 WITA. Pesawat yang terganggu antar lain, Lion Air asal Surabaya dan Yogyakarta, Batik Air dari Palu dan Jayapura. Selanjutnya pesawat Citilink dari Surabaya, Sriwijaya Air dari Denpasar, dan Garuda Indonesia dari Jakarta.

“Di dunia penerbangan kejadian ini kami sebut laser attack yang sangat mengganggu konsentrasi pilot,” kata General Manager Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) Novy Pantaryanto saat dihubungi Selasa malam.

MATSC mencatat, rata-rata serangan laser berada di radius 6 NM atau 11,1 Kilometer sebelah kanan runway 3-13. Kawasan tersebut antara lain berada di wilayah Sudiang, Antang, Hertasning, Alauddin, dan Pettarani Makassar. Adapula laporan yang menunjukkan daerah di kabupaten Gowa.

Novy menjelaskan, serangan laser terhadap kokpit sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan. Jika terkena mata pilot, bisa menyebabkan kebutaan sementara atau temprorary blind. Padahal, di saat bersamaan pilot tengah berupaya mendaratkan pesawat dengan mulus.

“Dapat kita bayangkan betapa berbahayanya penyalahgunaan sinar laser ini di dunia penerbangan,” ujar Novy.

Usai menerima laporan, tim pengamaman MATSC sempat menyisir daerah yang diduga sumber sinar laser. Namun hingga jelang dinihari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaannya. Kejadian ini juga rencananya akan dilaporkan kepada otoritas bandara untuk dibahas antisipasinya lebih lanjut.

“Makassar merupakan hub airport untuk tujuan Indonesia bagian timur. Banyak pesawat yang transit pada malam hari. Karena itu kepada masyarakat kami imbau agar bersama-sama menjaga keselamatan penerbangan untuk kebaikan kita semua,” Novy menambahkan.

Previous Waketum MUI Zainut Tauhid Saadi: Persoalan ISIS di Indonesia harus tanggapi secara serius
Next Indonesia meminta Uni Eropa memperhatikan peningkatan hambatan perdagangan terhadap produk sawit Indonesia