Terkait Vonis Ahok, Presiden Minta Agar Semua Pihak Hormati Hukum


Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah pencapaian dan rencana program kerja saat wawancara khusus dengan LKBN Antara jelang Peringatan Hari Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8). Presiden juga memaparkan sejumlah permasalahan antara lain bidang ekonomi, sosial, politik, pembangunan, pendidikan, daerah perbatasan hingga kemaritiman. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/Spt/15

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menjatuhkan vonis 2 tahun terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus dugaan penistaan agama.

“Saya meminta semua pihak menghormati proses hukum yang ada serta putusan yang telah dibacakan majelis hakim,” kata Jokowi di Jayapura, Papua, Selasa (9/5).

Selain itu, Presiden juga semua pihak diminta supaya menghormati langkah yang akan dilakukan Ahok dengan mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi. Jokowi menegaskan pemerintah tidak akan mengintervensi selama proses hukum berjalan.

“Dan yang paling penting, ini yang paling penting, kita semua percaya terhadap mekanisme hukum untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada,” kata Jokowi. “Memang begitulah sebuah negara yang demokratis dalam menyelesaikan perbedaan pandangan yang ada,” tambahnya.

Dia juga mengaku telah menerima laporan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenai hal ini. Namun, dia belum bisa berkomentar banyak karena harus mempelajari lebih jauh lagi mengenai vonis ini.

“Meskipun sudah mendapatkan laporan dari Mendagri, saya akan mendetailkan lagi di Jakarta,” tuturnya.

Sebelumnya, Ahok divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena dianggap terbukti melakukan penistaan agama. Setelah vonis dijatuhkan Ahok langsung ditahan di rumah tahanan Cipinang Jakarta.

Previous Kepala BIN: Pembubaran HTI Dibenarkan Secara Hukum
Next Presiden: hormati Putusan Majelis Hakim Jakarta Utara yang telah memvonis 2 tahun tahanan bagi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama