Tim evaluasi K3 akan di tempatkan di perusahaan yang gunakan bahan berbahaya


Jakarta, BuletinInfo – Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) segera membentuk tim evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan yang menggunakan bahan berbahaya.

Pembentukan Tim Evaluasi K3 ini dilakukan pasca terjadinya kebakaran di pabrik mercon PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Tangerang, Banten,  yang menewaskan 47 pekerja.

“Saya instruksikan kepada jajaran pengawasan ketenagakerjaan untuk membentuk tim evaluasi K3 bekerjasama dengan instansi lain. Terutama pada perusahaan yang menggunakan bahan berbahaya. Tugas tim ini nantinya adalah memastikan pemenuhan standar K3 di industri yang menggunakan bahan berbahaya,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri.

Pada Minggu sore (29/10/2017) , Menaker melakukan pemeriksaan ke lokasi PT. Panca Buana Cahaya Sukses. Turut mendampingi adalah Direktur Umum BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Bupati Tengerang Ahmed Zaki Iskandar, Kapolres Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan.

Usai melakukan pemeriksaan lokasi, Menaker melihat adanya dugaan kuat pelanggaran K3 pada pabrik tersebut.

“Tidak terpenuhinya standar K3 di pabrik, seperti tidak adanya jalur evakuasi, tak memadainya sarana dan prasarana K3 di pabrik dan sebagainya, serta pelanggaran pekerja anak dan lainnya,” jelas Menaker.

Terkait pelanggaran perusahaan terhadap norma-norma K3 dan norma ketenagakerjaan lain, pengawas ketenagakerjaan akan mendalami dan menindaklanjutinya secara tegas dan profesional.

“Tak ada kata main-main untuk pelanggaran ketenagakerjaan. Apalagi menyangkut nyawa dan nasib pekerja,” kata Menteri Hanif menegaskan.

Pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses terbakar pada Jumat 27 Oktober 2017. Kebakaran yang disertai ledakan mengakibatkan  48 orang tewas, 46 luka-luka. Sebagian di antaranya dalam kondisi kritis.  Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit  seperti RS. Bun, RSUD Tangerang dan   RS Ciputra.(Tri)

Previous Ciduk pemilik akun Andre Sopyan yang fitnah Presiden Jokowi makan babi
Next Kapal baru jenis Perusak Kawal Rudal-PKR akan perkuat Indonesia sebagai poros maritim dunia