TNI Tetap Solid Meskipun Dua Purnawirawannya Ditangkap karena Dugaan Makar


Jakarta – Pihak Tentara Nasional Indonesia(TNI) memberikan tanggapan atas penangkapan dua purnawirawan TNI, Mayjen (purn) Kivlan Zein dan Brigjen (purn) Adityawarman Thaha yang diduga melakukan pemufakatan makar.

Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana menegaskan, bahwa penangkapan itu tak akan membuat perpecahan di tubuh TNI. “Rantai komando itu jelas sekali, apalagi ada (info) yang akan bergerak ke Jakarta, itu sangat bohong. Tidak ada perpecahan, sangat solid,” tegas Teddy saat dihubungi detak.co Rabu(7/12).

Selain itu alumnus Akademi Militer tahun 1983 itu juga membantah adanya pengerahan massa yang pro terhadap dua purnawirawan tersebut. “Tadi sudah saya sampaikan, sebelumnya sudah dilaporkan kalau ada respons penangkapan, tentu tidak,” imbuhnya.

Dalam upaya pengamanan aksi 4 November dan 2 Desember TNI tetap solid. Teddy juga menyatakan bahwa TNI satu komando dalam upaya penegakan hukum terhadap kedua purnawirawan tersebut.

“Mantan militer juga merupakan tanggung jawab saya,” jelas mantan Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan Badan Intelijen Negara itu.

Bahkan sebelum menangkap keduanya, TNI dan Polri telah membahasnya dalam berbagai rapat. “Kebetulan saya berada dalam satu komando tugas, sama-sama, ya itulah analisa yang kami ambil, terpaksa ini harus diamankan sementara menjelang pelaksanaan tanggal 2 (Desember) ini,” paparnya.

Prajurit yang juga pernah menjabat sebagai Kasdam Jaya itu melanjutkan, operasi tersebut sudah seizin dan sepengetahuan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. “Dilaporkan semua, jadi tidak ada tindakan yang liar. Apalagi ada perpecahan itu tidak ada, rantai komando TNI sangat solid dan tidak ada perpecahan,” tandasnya.
(AF)

Previous TNI: Isu Keberpihakan TNI ke Rakyat yang Tujuan Makar, Hoax
Next Lawan Hoax, QR Code akan Dipasang di Media Terpercaya