Walikota Makassar dapat Terjerat Dua kasus korupsi, Kasus UMKM dan Kasus Pengadaan Pohon Ketapang Kencana


Makassar Buletininfo -Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan korupsi UMKM atau kasus Sanggar Kerajinan di Mapolda Sulsel. Selain itu sebelumnya diberitakan juga Wali Kota Makassar Danny Pomanto diperiksa terkait dugaan kasus korupsi pengadaan pohon Ketapang Kencana.

Dalam dugaan kasus korupsi UMKM atau kasus Sanggar Kejinan di lorong – lorong Kota Makassar, Danny Pamanto diperiksa sebagai saksi pertama.

Kasus UMKM tersebut bermula pada pengadaan barang persediaan pada kegiatan pembentukan Sanggar Kerajinan di Lorong-lorong Kota Makassar dengan nilai pekerjaan Rp 1.025.000.000,- yang bersumber dari APBD 2016.
Dalam pelaksanaannya dilakukan pemecahan yaitu melalui penunjukan langsung sebanyak 5 kali dan melalui lelang sebanyak 1 kali. Pemecahan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menghindari dilakukannya lelang. Setelah dilakukan pengecekan oleh penyidik di lapangan didapati bahwa terdapat kekurangan volume barang sebanyak Rp. 152.324.380,- dan juga terdapat dugaan Mark up sebanyak Rp 296.568.870,-.

Terhadap temuan tersebut penyidik telah melakukan ekspose ke BPKP Kota Makasar dan disetujui untuk ditingkatkan ke Penyidikan. Pada saat ini Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Panitia pengadaan, Kepala dinas Koperasi dan UKM, serta Walikota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto .

Sementara itu, sebelumnya Walikota Makassar juga diperiksa dengan kasus yang berbeda, yaitu dugaan kasus korupsi pengadaan pohon Ketapang Kencana.

Dalam kasus tersebut perlu diketahui bahwa pada Bulan Juni-Des 2016 telah dilaksanakan pekerjaan penanaman pohon ketapang dengan Pagu Rp 6.918.000.000. dan perkiraan realisasi Rp 5.027.263.000 . Dalam pelaksanaannya berdasarkan hasil Audit Investigasi oleh BPKP terjadi Mark up harga Pohon Ketapang dan kekurangan volume item pekerjaan serta jumlah pohonnya. Dengan nilai kerugian diperkirakan sebesar Rp 491.168.000.

Terkait kasus tersebut telah ditingkatkan ke penyidikan, dan penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Panitia pengadaan, panitia lelang, Kepala Dinas Pertamanan, dan Walikota Makasar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto .

(HA)

 

 

Previous Arogansi Pejabat lampung aniaya petugas maskapai penerbangan, Pejabat koq ga punya etika
Next Waspada terhadap tulisan wartawan senior Asyari Usman yang provokatif dan tidak profesional