Waspada dengan video ceramah provokator Alfian Tanjung yang menyebutkan kebangkitan kembali neo-PKI


Jakarta, BuletinInfo – Video ceramah Alfian Tanjung kembali membuat masyarakat resah karena mengandung unsur SARA dan ujaran kebencian. Video tentang Menyikapi Gerakan Neo – PKI oleh Alfian Tanjung menjadi video yang provokatif, masyarakat diimbau jangan sampai terpengaruh maupun percaya dengan isi materi yang disampaikan Alfian Tanjung karena sebagai Provokator yang ingin memecah belah bangsa Indonesia, sengaja Alfian Tanjung berceramah disebuah kajian di masjid Mujahidin Surabaya dan disaksikan puluhan jamaah Islam.

Video tersebut diposting di youtube oleh akun Mugiwara No Luffy pada 1 April 2017 dan selanjutnya beredar di media sosial lain seperti Whatsapp. Video dengan konten yang sama namun dengan angle kamera yang berbeda juga diposting di youtube Hafizatur Rizal pada 12 Februari 2017.

Ceramah Alfian Tanjung berisi pada ajakan untuk menolak gerakan Neo PKI di pemerintahan Jokowi dengan menyebutkan beberapa tokoh seperti Dita Indah Sari, Ratna Sarumpaet, Budiman Sudjatmiko (yang dianggap sebagai PKI dengan casing baru), Rieke Diah Pitaloka dan Rika Tjiptaning (dianggap Gerwani).

Jika ditelaah dan dianalisa, ceramah Alfian Tanjung merupakan bentuk provokasi massa secara massif melibatkan jamaah Islam dengan menyudutkan pemerintahan Jokowi sebagai cikal bakal negara Demokrasi yang Komunisme. Serta berkembangnya jaringan Kristen dan Aseng yang melacurkan konstitusi.

Buntut dari video tersebut, Alfian Tanjung sebenarnya telah berurusan dengan Polisi dan ditetapkan sebagai tersangka pada 30 Mei 2017, sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki juga melakukan somasi kepada Alfian Tanjung.

Alfian Tanjung sebenarnya sudah terbukti telah bersalah melalui kegiatan provokasi massa menggunakan isu PKI untuk mendiskreditkan pemerintahan Presiden Jokowi. Oleh sebab itu masyarakat harus waspada dengan isi ceramah Alfian Tanjung yang bermuatan SARA dan memecahbelah bangsa Indonesia.

(HA)

Previous Jokowi: Jika PLN Tak Bisa Efisien Akan Sangat Berpengaruh Pada Harga Jual Listrik
Next KH As'ad Ali: Pancasila Hasil Ijtihad Ulama dan Nasionalis